Pawiyatan Konservasi 2025
Museum menjaga jejak sejarah dan budaya kita, tetapi koleksinya rentan rusak akibat lingkungan, usia, dan penanganan yang kurang tepat. Kami hadir untuk memastikan tiap warisan tetap terpelihara dengan aman.
Pilih Tahun
Museum menjaga jejak sejarah dan budaya kita, tetapi koleksinya rentan rusak akibat lingkungan, usia, dan penanganan yang kurang tepat. Kami hadir untuk memastikan tiap warisan tetap terpelihara dengan aman.
Setelah sukses menggelar Seminar Jejak Peradaban pada 2024 silam, tahun ini Keraton Yogyakarta kembali melaksanakan agenda serupa dengan tema “Resiliensi Warisan Budaya Yogyakarta Pada Era Disrupsi”.
Pameran ini mengusung tokoh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII sejak perjalanan menuju singgasana hingga pelbagai kisah industrialisasi Yogyakarta yang diinisiasi oleh beliau.
Lomba Sketsa Piala Raja Sri Sultan Hamengku Bawono X merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh KHP Nitya Budaya. Dari tahun ke tahun lomba ini memiliki tema yang berbeda, pada tahun ini Lomba Sketsa Piala Raja Sri Sultan Hamengku Bawono X mengangkat tema 'Taman Sari: Dulu dan Kini'.
Pameran ini mengangkat sejarah, budaya, dan busana aparatur nagari Keraton Yogyakarta. Setiap busana menjadi simbol yang merepresentasikan struktur sosial dan nilai filosofis.
Pameran akhir tahun mengusung Kisah para permaisuri di Keraton Yogyakarta menjelma dalam pameran Parama Iswari, Mahasakti Keraton Yogyakarta.
Pameran Abhimantrana merupakan bentuk dedikasi Keraton Yogyakarta dalam melestarikan dan memperkenalkan nilai-nilai luhur dari berbagai prosesi adat yang menjadi bagian penting dari tradisi keraton.